Wireless Mesh Network #1

Kapasitas Jaringan Wireless Mesh
Memahami Single Radio, Dual Radio dan Multi-Radio

Artikel ini bukan tutorial melainkan bahan bacaan untuk para administrator jaringan, menambah referensi dan pengetahuan tentang Wireless Mesh Network (WMN) atau jaringan nirkabel skala besar yang saling terhubung, dirangkum dari beberapa referensi dan pengalaman kami di lapangan.

Fokus artikel ini ada pada sistem infrastruktur WMN yang digunakan untuk meluaskan cakupan Wi-Fi, dan menguji tiga model yang berbeda dalam penerapannya. Menguji kekuatan dan kelemahan dari masing-masing model dengan mengutamakan pada kapasitas yang tersedia untuk pengguna. Apakah infrastruktur sistem WMN mampu memberikan kapasitas yang cukup untuk mendukung layanan broadband untuk sejumlah besar pengguna?

Mesh adalah jenis arsitektur jaringan. Awalnya, Ethernet merupakan topologi bus, di mana setiap node menyadap kabel induk. Dalam topologi jaringan bus, setiap node pada jaringan menerima semua transmisi dari setiap node lainnya dalam satu jaringan.

Sebagian besar jaringan lokal (LAN) saat ini menggunakan topologi star, di mana setiap node jaringan telah tersambung ke saklar (switch, sehingga dapat saling berhubungan untuk membentuk jaringan yang lebih besar).

Jaringan Mesh berbeda - konektivitas secara fisik tidak mutlak diperlukan. Node yang tersambung ke setidaknya satu node lain dalam jaringan mesh (karena setiap node dapat terhubung ke beberapa node lain sekaligus), akan memiliki konektivitas penuh ke seluruh jaringan karena setiap mesh node meneruskan paket ke node lainnya dalam jaringan sesuai kebutuhan. Protokol WMN secara otomatis menentukan rute terbaik melalui jaringan secara dinamis dan dapat mengkonfigurasi ulang jaringan jika ada link yang tidak dapat digunakan.

Ada berbagai jenis Mesh Network. Mesh network bisa kabel atau nirkabel. Untuk jaringan nirkabel ada jaringan ad-hoc mesh mobile dan mesh infrastruktur jaringan permanen. Ada jaringan mesh satu radio, jaringan dual-radio dan jaringan multi-radio. Semua model ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Dapat diaplikasikan berbeda-beda dan digunakan untuk mengatasi berbagai tahap dalam evolusi dan pertumbuhan jaringan.

bersambung...
© 2009 - Catatan Pekerja IT | Free Blogger Template designed by Choen

Home | Top