Nasruddin Hoja: "Proses"

Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya, dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun karena ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh hartanya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.

Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Nasruddin untuk memohon berkah agar bisa kembali kaya raya. “Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?” keluh pemuda itu.

Sejak dulu manusia ingin solusi instan untuk setiap masalah, meski tidak mendatangi dukun tapi Mullah, niat dan tujuannya sama. Nasruddin yang tahu siapa dan apa yang dialami pemuda tersebut adalah pelajaran hidup yang harus dilalui bukan dilompati, menjawab tenang,

“Jangan khawatir. Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia.”

Pemuda itu gembira bukan main. “Jadi saya akan segera kembali kaya?”

“Bukan begitu, kau salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa jadi orang miskin, tidak mempunyai teman, dan kembali punya akal sehat.”
© 2009 - Catatan Pekerja IT | Free Blogger Template designed by Choen

Home | Top