Penyaring Udara Rumahan Versi 2.0

Kondisi terakhir dengan asap yang mulai berwarna kekuningan, penyaring udara versi sebelumnya tidak efektif lagi menyaring udara berkabut asap. Setelah membuka buku pelajaran kimia anak SD kelas V dan SMA kelas I, dengan beberapa modifikasi penyaring udara versi sebelumnya masih bisa digunakan dengan penambahan kapur pada air yang tadinya air biasa untuk mengikat CO2 (karbon dioksida) dari udara dan penambahan arang aktif untuk mengikat logam berat dan partikel beracun lainnya dari udara berkabut asap.

Berikut sketsa kasarnya:



Langkah kerja:
  1. Buat larutan kapur dengan cara perbandingan 1 kilogram batu kapur (kapur sirih atau kapur gamping/ bangunan) 20 liter air bersih.
  2. Aduk, biarkan sampai semua batu kapur larut dalam air
  3. Endapkan sampai dihasilkan larutan jernih di atas dan endapan putih di bawah
  4. Pisahkan lapisan yang jernih (larutan kapur) dari endapan yang terbentuk, lalu masukkan ke dalam ember yang pada versi sebelumnya yang masih kosong, dulu hanya berisi air bersih biasa.
  5. Sekitar 3-5 centimeter dari permukaan air kapur, tekukkan kain kasa nyamuk dari plastik (jangan dari logam apapun untuk menghindari reaksi kimia). Tekuk kira-kira sedalam 10-15 centimeter.
  6. Taburi kain kasa dengan arang aktif secukupnya, minimal 5 centimeter maksimal 10 centimeter, sisakan ruang untuk pipa saluran udara hasil penyaringan
  7. Air Kapur akan mengikat karbon dioksida, dan arang aktif akan mengikat logam berat dan unsur beracun lainnya dalam udara berkabut asap.
  8. Larutan kapur dan arang aktif diganti setiap 3-5 hari atau tergantung ketebalan kabut asap.
  9. Air kapur dan arang aktif bekas penyaringan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

Kapasitas pompa aerator udara tergantung volume ruangan yang akna dijernihkan udaranya, sebagai gambaran untuk ruangan seluas 4 meter x 3 meter x 3 meter = 36 meter kubik:
  1. Pompa aerator kapasitas 500 liter / jam = 0,5 kubik / jam, dibutuhkan waktu selama 72 jam untuk menyaring ruangan tersebut.
  2. Pompa aerator kapasitas 1000 liter / jam = 1 kubik / jam, dibutuhkan 36 jam untuk menyaring ruangan tersebut.
  3. Pompa aerator kapasitas 2000 liter / jam = 2 kubik / jam, dibutuhkan 18 jam untuk menyaring ruangan tersebut.

Estimasi biaya alat dan bahan sekitar Rp 100.000 sampai Rp 200.000 amat tergantung pada kapasitas pompa aerator yang dipilih. Diluar biaya tambahan UPS 500VA (350 ribu rupiah) yang bisa menyalakan pompa aerator 25watt sekitar 2 jam karena di daerah yang terpapar kabut asap juga krisis listrik, duh! Semoga bermanfaat..
© 2009 - Catatan Pekerja IT | Free Blogger Template designed by Choen

Home | Top